AIRBNB BALI: Calm and Comfy House in Ubud

Beberapa waktu belakangan, saya terobsesi melihat-lihat penginapan di situs AirBnB meskipun sedang nggak merencanakan perjalanan ke mana pun. Penyebabnya adalah rumah, apartemen atau vila yang disewakan oleh para host AirBnB banyak yang memiliki arsitektur atau desain interior yang menarik. Dan karena saya belum bisa memiliki rumah seperti itu, merasakan tidur di rumah—yang seringnya seperti rumah impian—adalah salah satu hal yang menarik, bukan?

Akhirnya, ketika merencanakan perjalanan 5D5N ke Bali beberapa waktu lalu, saya punya kesempatan mencoba memilih penginapan via AirBnB. Yeay! And was I disappointed? Definitely not! Saya dan teman-teman memilih penginapan AirBnB ketika kami berkunjung ke Ubud. Meskipun nggak punya banyak waktu di Ubud—yang mana sangat disayangkan—saya tetap jatuh cinta sama penginapan kami.

Nama penginapannya adalah Sunmix Villa Wooden House. Sunmix Villa memang nggak berada di pusat keramaian Ubud, tapi jangan khawatir. Kamu bisa dengan mudah menemukannya di Google Maps dengan keyword Sunmix Villa. Perjalanan dan vila ke kota sendiri memakan waktu kurang lebih lima belas sampai dua puluh menit. Tapi nggak masalah karena di situ letak menyenangkannya bermalam di vila tersebut. Selain tempatnya yang nyaman, suasananya juga tenang karena jauh dari keramaian.

Teman saya memesan vila tersebut dan melakukan kontak dengan pemiliknya yang super ramah. Sebelum tiba, kami lebih dulu mengirimkan pesan yang berisi perkiraan kami tiba. Karena vila tidak berada di pinggir jalan, saya dan teman-teman harus ekstra berhati-hati ketika hampir mencapai lokasi. Lokasi Sunmix Villa harus dicapai dengan berbelok ke gang kecil yang ternyata juga tempat beberapa vila lagi berada. Jangan salah, meskipun tempatnya masuk ke dalam gang, kami disuguhkan dengan vila yang benar-benar cantik.

Masuk pintu, saya disambut dengan jalan setapak dari bebatuan yang mengantarkan ke kolam renang. Yap, ada kolam renang pribadi untuk berenang sepuasnya! Bangunannya sendiri terdiri dari kayu-kayu, jelas seperti namanya wooden house. Tempat tidurnya dipasang kelambu, yang saya suka banget karena kalau malam cukup banyak nyamuk. Jadi, di kamar atas, sekelilingnya dibuat dari kaca yang bisa dibuka semua. Salah satu yang menghadap ke kolam renang bawah juga dapat view sawah yang ada di balik vila. Kamar mandinya luas banget, tanpa bath-tub tapi dilengkapi dengan shower. Kalau kamu suka berlama-lama di kamar mandi, ya kamar mandinya nyaman dan bersih.

Di terasnya, ada satu bangku panjang dengan jok, kursi dan meja bundar, juga sandbag untuk santai-santai. Kalau kamu nggak mau berenang, cukup tidur santai di atas sandbag ditemani segelas minuman kesukaan, itu udah nyaman banget. Di pojok dekat kolam renang juga ada saung kecil yang bisa kamu pakai untuk bersantai. Saung kecil di pojok ini juga rasanya tempat yang tepat untuk menulis, cari inspirasi, atau sekadar membaca buku.

Pemilik vila-nya menyediakan dispenser dan galon berisi air, kompor, panci, gelas, dan perkakas kalau kamu mau masak. Waktu itu kami batal masak mi instan di sana karena akhirnya cari makan malam di luar. Oh iya, ada baiknya kamu punya stok makanan karena di sekitarnya susah cari makan kalau kamu jalan kaki. Jam 7:30 WITA sudah sepi banget di sana, dan beruntungnya malam itu kami berhasil menemukan satu warung makan yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Sisi kamar atas yang langsung menghadap ke kolam
Pemandangan sawah dan vila sebelah (masih dari kamar atas)

Suasana yang tenang dan nyaman itu rasanya nggak cukup dinikmati dalam satu malam. Sayangnya karena jadwal yang kurang pas, kami jadi membatalkan pemesanan malam kedua kami. Untuk jiwa-jiwa seperti saya yang suka bekerja di ketenangan dan butuh suasana nyaman pedesaan untuk keluar dari hiruk-pikuk kota besar, Sunmix Villa ini pilihan yang sangat tepat. Kamu juga bisa banget memilih vila lainnya di AirBnB, pastikan membaca detail ketentuan dari host dan baca review dengan cermat juga sebelum memesan akomodasi liburan kamu di AirBnB!

est. 1993. author. stationary addict. wanderer. half unicorn, half hooman.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.