Love Yourself Journey: Menentukan Tujuan

“It’s not selfish to love yourself, take care of yourself and to make your happiness a priority. It’s necessary.” – Mandy Hale

*

Mencintai diri sendiri adalah sebuah proses panjang yang tidak akan selesai hanya dalam waktu satu atau dua tahun. Itu adalah proses berkelanjutan yang tidak akan ada habisnya. Sebelumnya, mungkin saya tidak pernah menyadari bahwa kecintaan saya pada diri sendiri sangat jauh dari kata cukup. Self-blaming, mengumpati diri sendiri, itu adalah hal lumrah yang terjadi dalam hari-hari (saya dan mungkin beberapa orang).

Perjalanan self-loving saya di tahun 2018 ini saya awali dengan menentukan tujuan. Apa yang sebenarnya ingin saya capai dalam hidup ini? Sepuluh tahun lagi, apa yang akan saya lakukan dan seperti apa saya? Apakah saya akan menjadi seperti apa yang saya pikirkan, atau malah menjadi seratus delapan puluh derajat berbeda dari apa yang saya pikirkan?

Kemudian saya akan berpikir apakah ini hidup yang saya inginkan? Atau ini belum cukup menjadi hidup yang saya inginkan? Apakah saya hanya memiliki batasan hingga seperti sekarang ini? Atau saya hanya belum mendobrak batasan-batasan yang sudah saya buat sendiri? Pertanyaan-pertanyaan itu akan saya simpan, dan saya jawab perlahan-lahan.

Di sela-sela pemikiran tentang tujuan tadi, saya berpesan pada diri saya sendiri, “Nggak apa-apa kalau kamu nggak bisa menuliskan itu sekarang. Setiap orang, di usia 10, 20, 25, 30, dan seterusnya, mereka semua berhak menentukan tujuan hidupnya. Nggak akan ada yang menyalahkanmu hanya karena kamu belum tahu tujuanmu. Sekarang, satu minggu lagi, atau satu bulan lagi, nggak akan ada batasan waktu yang membatasi gerakanmu. Kamu bisa melakukan apa pun yang kamu mau, melakukan apa pun yang membuatmu benar-benar bahagia. You are wonderful, even when you’re just exist in this world.”

But still, isn’t it easier to have a destination that you want to walk to?

Cheers,

Dhamala Shobita

maybe you'll like this too

1 Comment

  1. Aku setuju sama kamu, mencintai diri sendiri adalah pelajaran seumur hidup yang harus kita lakukan. Bukan berarti egois, bukan. Tapi selain kita, siapa lagi yang mau membahagiakan diri kita sendiri.
    Wong kalo di pesawat aja, selalu dibilang pasang masker buat kita dulu baru pasangin buat orang lain hehe.

    Btw nice sharing, Dhamala 🙂

    Cheers,
    Cindy
    http://www.cindyartha.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.