[Review] BTS x ARMY In The Love Maze; Sekali Jadi ARMY, Tidak Ada Jalan Keluar Lagi

Bagi kalian orang-orang yang berkecimpung di dunia K-Pop atau sedang terjebak dalam jeratan Hallyu Wave, siapa yang tidak tahu bahwa demam BTS sedang melanda beberapa waktu belakangan. Bangtan Sonyeondan atau yang biasa disebut BTS sedang naik-naiknya sejak beberapa tahun lalu. Nah, naik daunnya BTS ternyata juga membuat banyaknya buku tentang mereka yang terbit. Dari membahas tentang profil dan cerita debut, hingga buku yang berisi lirik lagu.

Buku BTS x ARMY In The Love Maze adalah salah satu dari buku yang membahas BTS. Waktu baca buku ini, saya senang sekali karena isi bukunya yang fresh. Selain itu, saya juga senang karena Sekte Pemuja Bangtan berhasil produktif membuat sebuah buku, meskipun penulis buku ini adalah Kak Lea Yunkicha, tapi kami berkontribusi pada bagian ARMY Talk di buku ini, lho.

Continue Reading

What If We Just Pretend to Love Ourselves After All This Time?

Sejak album baru BTS, Love Yourself: Tear, dirilis dengan title track Fake Love, 18 Mei lalu, saya mendengarkan lagu itu nyaris setiap hari. Selain untuk menambah jumlah stream di Spotify, alasan utamanya adalah karena lagunya yang memang adiktif sekali di telinga saya. Meskipun saya mencak-mencak ketika memainkan lagu itu di Superstar BTS. Ya gila sih, lagu versi full di game harus diulang sampai 15 kali. Mau muntah nggak, tuh.

Anyway, sebenarnya apa kaitannya judul tulisan ini dengan lagu baru BTS? Jika kamu ada di dunia BTS bersama para Army, kamu mungkin sudah tidak asing dengan teori dan analisa lirik. Tapi saya lemah masalah teori ataupun analisa lirik. Tulisan ini hanya pemikiran yang bertengger berhari-hari selama mendengarkan Fake Love.

Continue Reading